BOLMONG – Pimpinan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Wakil Ketua, Sulhan Manggabarani, turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Khusus Nasional (Rakernassus) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) yang dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak Minggu hingga Selasa, 14–16 Desember 2025, dan diikuti oleh pimpinan DPRD kabupaten dari berbagai wilayah di Indonesia.
Rakernassus menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi serta menyamakan persepsi DPRD dalam menyikapi kebijakan strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah.
Sulhan Manggabarani menuturkan, salah satu isu utama yang dibahas adalah rencana pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas fiskal daerah sehingga memerlukan langkah antisipatif yang matang.
“Melalui forum ini, kami menyusun sikap dan strategi bersama dalam menghadapi rencana pengurangan TKD 2026. Situasi ini menuntut daerah, termasuk DPRD, untuk lebih inovatif dan cermat dalam pengelolaan anggaran,” ujar Sulhan.
Menurutnya, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, daerah didorong untuk menggali dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menambah beban baru bagi masyarakat, serta memastikan belanja daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sulhan menambahkan, sepulang dari Rakernassus, hasil dan rekomendasi forum nasional tersebut akan segera dikoordinasikan dengan seluruh anggota DPRD Bolmong.
Langkah ini bertujuan memperkuat fungsi pengawasan, khususnya dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD tahun 2026.
“Rekomendasi Rakernassus akan kami tindak lanjuti secara konkret di daerah, agar kebijakan anggaran yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Bolmong,” tutupnya. ***










