KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu resmi menghadirkan Kawasan Kuliner Paloko Kinalang (SanPalk) sebagai pusat kuliner sekaligus wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peresmian kawasan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, didampingi Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.
Acara peresmian turut dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, Ketua Bhayangkari Cabang Kotamobagu Adelia Kholik, Anggota KPU Sulawesi Utara Awaludin Umbola, Ketua KPU Kotamobagu Mishart Manoppo, jajaran pimpinan OPD, staf khusus wali kota, serta para pelaku UMKM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa kehadiran SanPalk merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan sektor UMKM.
Menurutnya, kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang yang mampu mendorong pelaku usaha lokal untuk berkembang, meningkatkan pendapatan, serta menghadirkan pilihan destinasi kuliner yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Wali Kota juga mengimbau para pelaku UMKM agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan menjaga mutu produk, kebersihan lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pengunjung.
“Pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap UMKM karena sektor ini merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Mari bersama-sama menjaga dan mengembangkan SanPalk agar terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kota Kotamobagu,” ujar Weny.
Peresmian Kawasan Kuliner Paloko Kinalang ditandai dengan pembukaan resmi oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stan kuliner milik para pelaku UMKM lokal.
Dengan hadirnya SanPalk, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap tercipta pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. ***








