Beraksi Malam Hari, SPBU Pontodon Diduga Jual BBM Solar ke Mafia

- Redaksi

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLONUSANTARA.ID, HUKRIM- Dugaan penjualan BBM Subsidi jenis solar kepada mafia berhembus kencang dari Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pontodon dengan nomor 74.957.07, Kotamobagu.

Bahkan aksi penjualan BBM jenis solar subsidi kepada mafia ini berlangsung pada tengah malam hingga dinihari.

Menurut Sumber kami yang berinisial JA mengatakan petugas SPBU Pontodon menjual solar subsidi kepada seorang mafia berinisial KT alias Ken.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka (petugas) menjual solar subsidi kepada Ken,” ujar sumber ketika ditemui, Rabu 23 Juli 2025 di Kotamobagu.

“Pembelian solar ini dilakukan pada tengah malam hingga dinihari,” ucapnya.

Bahkan menurut sumber, Ken yang adalah mafia solar bekerjasama dengan salah satu petugas di SPBU Pontodon.

Hal ini membuat Ken melenggang bebas menghisap solar subsidi ditengah malam hingga dinihari.

“Mereka sering kerjasama. Makanya Ken bebas mengambil solar jam berapa saja,” ucap dia.

Menurutnya, kuota 70 persen dari solar subsidi yang masuk ke SPBU Pontodon dibeli oleh Ken.

“Dari 8 ribu kilogram, Ken bisa mengambil solar hingga 6 ribu kilogram,” ucapnya.

Bahkan aktivitas pembelian solar ditengah malam ini sudah diketahui oleh pihak kepolisian.

Sayangnya, pihak kepolisian sama sekali tak menindak aktivitas mafia solar di SPBU Pontodon.

“Mereka tahu tapi tak bisa bertindak. Mungkin karena terima jatah,” ucap dia.

“Akibatnya solar sering habis bahkan pagi hari,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu petugas SPBU Pontodon ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut memilih menghindar.

Saat ditemui, ia mengaku bahwa penanggung jawab dari SPBU Pontodon sedang pulang kampung.

“Penanggung jawab kami sedang pulang kampung. Kalau soal itu nanti tanyakan ke dia saja,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto ketika dikonfirmasi mengaku baru mengetahui informasi tersebut.

“Saya baru tahu soal informasi ini. Nanti saya akan perintahkan Satreskrim untuk cek,” ucapnya.
Ia mengatakan penjualan BBM harus sesuai aturan.

Apabila dijual diatas waktu operasional dari SPBU maka itu berpotensi pidana.

“Kalau ini benar maka ada tindakan pidana, tapi kita akan cek dulu informasi,” tandas dia.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kadis Kominfo Bolmong Bantah Dugaan Pemotongan Anggaran Perjalanan Dinas dan Tarif Advertorial
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Bolmong Kerahkan 18 Puskesmas Bagikan Masker Gratis
Antisipasi Karhutla, Sekda Bolmong Abdullah Mokoginta Pimpin Rakor Lintas Sektor
Tutup Kemah Bakti XV dan LDKS, Sulhan Dorong Penguatan Karakter Siswa di Bolmong
Rakor Bersama Pupuk Indonesia, Pemkab Bolmong Cari Solusi Distribusi Pupuk
Amri Modeong Resmi Pimpin IKA PMII Bolmong, Bupati Yusra Titip Pesan Ini
Sekda Abdullah Mokoginta Pimpin FGD III Penyusunan RP2KPKPK Bolmong 2026
Kabar Baik! SPBU Tadoy Lancar Layani Warga, Stok BBM Capai 16 Ribu Liter
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:01 WITA

Kadis Kominfo Bolmong Bantah Dugaan Pemotongan Anggaran Perjalanan Dinas dan Tarif Advertorial

Wednesday, 14 October 2026 - 15:49 WITA

Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Bolmong Kerahkan 18 Puskesmas Bagikan Masker Gratis

Wednesday, 14 October 2026 - 15:38 WITA

Antisipasi Karhutla, Sekda Bolmong Abdullah Mokoginta Pimpin Rakor Lintas Sektor

Tuesday, 6 October 2026 - 20:57 WITA

Rakor Bersama Pupuk Indonesia, Pemkab Bolmong Cari Solusi Distribusi Pupuk

Sunday, 13 September 2026 - 22:41 WITA

Amri Modeong Resmi Pimpin IKA PMII Bolmong, Bupati Yusra Titip Pesan Ini

Berita Terbaru