Jelang Lebaran, Pemkot Kotamobagu Matangkan Lokasi Strategis Untuk Pasar Senggol

- Redaksi

Thursday, 5 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mulai mematangkan persiapan pendirian Pasar Senggol. Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, memimpin langsung rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang secara khusus membahas kesiapan lokasi Pasar Senggol tahun 2026.

Rapat Forkopimda tersebut berlangsung di Cafe D’Sabuah, Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (05/02/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Saptono, Kepala Pengadilan Negeri Kotamobagu, perwakilan Dandim 1303/Bolaang Mongondow, Sekretaris Daerah Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para Asisten, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Kotamobagu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat diawali dengan pemaparan dari Asisten I Pemkot Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, yang menjelaskan gambaran pelaksanaan Pasar Senggol tahun 2025 lalu, termasuk berbagai dinamika yang terjadi di lapangan, sebagai bahan evaluasi bersama Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menegaskan bahwa rapat Forkopimda tersebut bertujuan membahas persiapan Pasar Senggol tahun 2026 yang secara tradisional digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Pembahasan persiapan pembuatan pasar senggol tahun 2026 di Kotamobagu,” ujar Wali Kota Kotamobagu.

Ia menjelaskan, pada prinsipnya Pemkot Kotamobagu bersama Forkopimda menyetujui pelaksanaan Pasar Senggol, namun dengan catatan lokasi yang dipilih harus strategis dan tidak mengganggu kepentingan umum, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki.

“Pada dasarnya pemkot dan forkopimda, menyetujui diadakannya pasar senggol, karena ini sudah menjadi tradisi, dan tentu berpikir bagaimana mengembangkan ekonomi masyarakat, serta mempermudah masyarakat, memenuhi kebutuhan di dalam menghadapi hari raya idul fitri 1447 Hijriah,” jelasnya.

Terkait lokasi pendirian Pasar Senggol, Wali Kota mengungkapkan terdapat tiga lokasi alternatif yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah daerah.

“Terkait lokasi, ada Tiga alternatif, yakni UDK, Eks Rumah Sakit Datoe Binangkang, dan Gelora Ambang, sambil menunggu lokasi alternatif yang akan disiapkan pemerintah kotamobagu,” tandasnya.

Diketahui, Pasar Senggol merupakan pasar musiman yang rutin digelar menjelang Lebaran dan telah menjadi tradisi tahunan di Kotamobagu. Keberadaan Pasar Senggol tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi magnet kunjungan warga dari berbagai daerah di Bolaang Mongondow Raya menjelang Hari Raya Idul Fitri. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Buroni Sejak 2022, Terpidana Kekerasan Seksual Anak Ditangkap Tim Tabur Kejati Sulut
Kejaksaan Kotamobagu Ingatkan Modus Penipuan: Nomor WhatsApp Catut Atribut Kejaksaan Beredar
Kejari Kotamobagu Tahap II Perkara Dugaan Korupsi KPU Boltim, Dua Tersangka Ditahan
Bawa Kerajinan Eceng Gondok, Dekranasda Kotamobagu Tembus KRIYANUSA 2026
Mediasi di Desa Sia, Warga Upai dan Poopo Sepakat Tempuh Jalur Hukum
Cegah Konflik Meluas, Pemkot Kotamobagu Minta Warga Tak Ambil Tindakan Sendiri
Sekolah Lansia Mototabian Antar Bilalang Satu Juara I IGA 2026
Wawali Rendy Hadiri Paripurna HUT ke-62 Sulut, Dorong Penguatan Sinergi Antardaerah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 19:41 WITA

Buroni Sejak 2022, Terpidana Kekerasan Seksual Anak Ditangkap Tim Tabur Kejati Sulut

Thursday, 1 October 2026 - 14:13 WITA

Kejaksaan Kotamobagu Ingatkan Modus Penipuan: Nomor WhatsApp Catut Atribut Kejaksaan Beredar

Wednesday, 30 September 2026 - 17:31 WITA

Kejari Kotamobagu Tahap II Perkara Dugaan Korupsi KPU Boltim, Dua Tersangka Ditahan

Monday, 28 September 2026 - 18:25 WITA

Bawa Kerajinan Eceng Gondok, Dekranasda Kotamobagu Tembus KRIYANUSA 2026

Monday, 28 September 2026 - 18:17 WITA

Mediasi di Desa Sia, Warga Upai dan Poopo Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru