Pemkot Kotamobagu Terima Sertifikat Penetapan Monuntul Masuk Warisan Budaya Indonesia 

- Redaksi

Monday, 25 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) memastikan tradisi Monuntul masuk warisan budaya takbenda Indonesia.

Monuntul adalah tradisi pasang lampu botol pada tiga malam terakhir ramadan atau malam ke 27 menjelang Lebaran Idhul Fitri.

Tradisi Monuntul ini biasa dilakukan masyarakat di Bolaang Mongondow Raya (BMR) termasuk Kotamobagu sendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini ditandai dengan penyerahan papan sertifikat penetapan Monuntul sebagai warisan budaya takbenda Indonesia oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon kepada wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy V Mangkat saat kegiatan launching museum negeri Provinsi Sulut beberapa waktu lalu.

Wakil wali kota Kotamobagu Rendy Mangkat mengatakan bahwa sertifikat ini diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon sebagai bentuk pengakuan resmi negara terhadap kekayaan budaya khas Bolaang Mongondow Raya khususnya yang tumbuh dan berkembang di Kota Kotamobagu.

“Iya pak menteri langsung yang menyerahkan,” ucap Rendy Senin (25/05/2026).

Penetapan “Monuntul” sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi tonggak penting dalam upaya pelestarian budaya lokal.

Tradisi ini dinilai memiliki nilai historis, filosofi, serta kearifan lokal yang tinggi, sehingga layak dijaga keberlangsungannya di tengah arus modernisasi.

Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan tersebut.

Rendy menegaskan bahwa pengakuan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan juga tanggung jawab bersama untuk terus melestarikan budaya daerah.

“Ini adalah kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Kota Kotamobagu. Penetapan ‘Monuntul’ sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjaga, merawat, dan mewariskannya kepada generasi mendatang,” ucapnya.

Momentum ini juga semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

Selain itu, kehadiran Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara diharapkan menjadi pusat edukasi dan promosi budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan lokal ke tingkat nasional hingga internasional.

Dengan pengakuan ini, Kotamobagu kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang kaya akan warisan budaya, sekaligus siap menjaga nilai-nilai luhur tersebut agar tetap hidup dan berkembang di masa depan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua TP-PKK Kotamobagu Dukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
Wali Kota Kotamobagu Pimpin Upacara Harganas ke-33, Canangkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
Wali Kota Weny Gaib Terima Audiensi Ketua PWI Sulut, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Pemkot Kotamobagu Ajak Masyarakat Ramaikan Nobar Piala Dunia 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
Pemkot Kotamobagu Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak, Asisten I Pimpin Supervisi Penanganan Kasus
Perkuat Pengawasan dan Penegakan Perda, Satpol PP Kotamobagu Ciptakan Lingkungan Aman dan Tertib
Pemkot Kotamobagu Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Standar Pelayanan Administrasi Kependudukan
Satpol PP Kotamobagu Intensifkan Patroli Pasar, Jaga Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 30 June 2026 - 11:46 WITA

Ketua TP-PKK Kotamobagu Dukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Monday, 29 June 2026 - 11:29 WITA

Wali Kota Kotamobagu Pimpin Upacara Harganas ke-33, Canangkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Saturday, 27 June 2026 - 19:20 WITA

Wali Kota Weny Gaib Terima Audiensi Ketua PWI Sulut, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers

Friday, 26 June 2026 - 12:59 WITA

Pemkot Kotamobagu Ajak Masyarakat Ramaikan Nobar Piala Dunia 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

Friday, 26 June 2026 - 12:35 WITA

Pemkot Kotamobagu Perkuat Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak, Asisten I Pimpin Supervisi Penanganan Kasus

Berita Terbaru