Wabup Bolsel Ikuti Sosialisasi Peraturan OJK Tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM

- Redaksi

Thursday, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hallonusantara.id Bolsel—Upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil menjadi salah satu sorotan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid saat mengikuti Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada UMKM dalam rangka Recycling Program Tahun 2026 yang digelar di Luwansa Hotel Manado, Kamis, 16 April 2026.

Acara ini diikuti perwakilan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan se-Sulawesi Utara.

Dalam kegiatan itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H. P. Sianipar, menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar utama perekonomian yang berperan besar dalam mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, keterbatasan akses permodalan masih menjadi tantangan utama. Karena itu, Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 hadir untuk memperluas akses pembiayaan melalui peran aktif lembaga jasa keuangan.

Berdasarkan data hingga Februari 2026, penyaluran kredit UMKM di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo masih memiliki ruang peningkatan yang cukup besar, baik dari sisi pertumbuhan maupun pemerataan.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Deddy memberikan apresiasinya. Ia menilai kebijakan ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM.

“Peraturan OJK ini diharapkan mampu membuka akses pembiayaan yang lebih mudah, inklusif, dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM, sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Wabup Deddy.

Sosok yang dekat dengan masyarakat kecil ini juga menyoroti kecenderungan penyaluran kredit perbankan yang dinilai masih lebih banyak menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk melalui skema penggadaian SK. Menurutnya, kondisi tersebut memiliki risiko tersendiri di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Perlu ada pengendalian agar penyaluran kredit lebih berimbang. Akses pembiayaan harus diperluas kepada masyarakat umum dan pelaku UMKM agar manfaatnya lebih merata,” ungkapnya.

Wabup turut mengajak pelaku UMKM di Bolsel untuk memanfaatkan kebijakan ini secara optimal dengan meningkatkan kapasitas usaha, tata kelola, serta daya saing produk.

“Ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM. Pemerintah daerah tentu akan terus mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah,” kunci Koh Deddy, sapaan akrab beliau.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Sekprov Sulut Tahlis Gallang
DPRD Bolsel Paripurnakan Tahap II LKPJ Kepala Daerah 2025 Sekaligus Penetapan 7 Ranperda Inisiatif
Bupati dan Wabup Bolsel Terima Kunker Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo
Iskandar Kamaru dan Deddy Abdul Hamid Lepas 21 JCH Menuju Tanah Suci
Bupati Bolsel Tinjau Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Desa Toluaya
Mengunakan Pakaian Adat, Iskandar Kamaru Pimpin Upacara HUT Kecamatan Pinolosian Tengah
Iskandar Kamaru Jadi Irup Peringati Hari Otda ke 30 Sekaligus Peringati Hari Kartini
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Tinjau Aktifitas Pelaku UMKM di Kawasan Gate Marligo Alun-Alun Molibagu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 4 May 2026 - 14:40 WITA

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Sekprov Sulut Tahlis Gallang

Wednesday, 29 April 2026 - 20:08 WITA

DPRD Bolsel Paripurnakan Tahap II LKPJ Kepala Daerah 2025 Sekaligus Penetapan 7 Ranperda Inisiatif

Wednesday, 29 April 2026 - 20:07 WITA

Bupati dan Wabup Bolsel Terima Kunker Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo

Wednesday, 29 April 2026 - 20:05 WITA

Iskandar Kamaru dan Deddy Abdul Hamid Lepas 21 JCH Menuju Tanah Suci

Wednesday, 29 April 2026 - 20:04 WITA

Bupati Bolsel Tinjau Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Desa Toluaya

Berita Terbaru