Cari Fakta Penyebab Banjir, Tim Gabungan Temukan Aktivitas Tambang Liar di Hulu Sungai Bolaang

- Redaksi

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, semakin terbukti marak dan diduga kuat menjadi penyebab utama banjir yang baru-baru ini melanda wilayah tersebut.

Temuan itu terungkap setelah tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow, BPBD, Dinas ESDM, Dinas PUPR, Dinas Penanaman Modal, hingga aparat pemerintah lainnya melakukan verifikasi lapangan untuk memeriksa penyebab banjir pada 12 Agustus 2025 lalu. Pemeriksaan independen tersebut dibantu penunjukan jalurnya oleh tim PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) pada Jumat, 22 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan menemukan puluhan tenda PETI berdiri di lereng-lereng curam di daerah Gunung Botak hingga kawasan tambang Main Ridge Barat, dengan kemiringan ekstrem mencapai 70 hingga 80 derajat.

Tak hanya itu, hasil pemantauan bersama menunjukkan bahwa di sejumlah titik hulu sungai terdapat sekitar 60-an tenda PETI dan 20-an penambang aktif yang sedang mengisi bak pengolahan emas di kawasan rawan longsor.

Material sisa tambang liar, seperti potongan terpal, karung bekas, batuan besar maupun kecil, hingga batang pohon, menumpuk di badan sungai. Bahkan, bekas longsoran besar juga ditemukan, dengan materialnya mengendap di pertemuan Sungai Bolaang Kanan dan Sungai Bolaang Kiri. Ditemukan pula 13 sepeda motor yang diduga digunakan para penambang.

“Dari hasil verifikasi, terlihat jelas aktivitas PETI sangat masif dan berdampak besar pada kerusakan lingkungan. Material buangan tambang liar sudah menutup badan sungai dan memperbesar risiko banjir,” ungkap salah satu anggota tim gabungan.

Tim menyimpulkan bahwa maraknya PETI di sekitar Sungai Bolaang merupakan ancaman serius, baik bagi kelestarian lingkungan maupun keselamatan masyarakat. Laporan resmi hasil verifikasi ini segera dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum, mengingat aktivitas tambang liar yang semakin tidak terkendali. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rakerda DPC APDESI Bolmong Digelar di Kosio, Perkuat Sinergi Desa dan Pemkab
RSUD Datoe Binangkang Rilis Jadwal Terbaru 21 Dokter Spesialis Mulai Januari 2026
Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Yonarmed 19/Bogani, Tekankan Profesionalisme dan Sinergi
DPRD Bolmong Gelar Paripurna Tingkat I Penyampaian APBD Tahun 2026
Konsultasi Terkait HGU, Pimpinan DPRD Bolmong Gelar Kunker di Kementerian ATR/BPN RI
Dinkes dan Kemenag Bolmong Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Awal Calon Jemaah Haji 2026
DPRD Bolmong Gelar Rapat Paripurna Tandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS
Banggar DPRD Bolmong Menggelar Rapat Bersama TAPD
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 January 2026 - 19:41 WITA

Rakerda DPC APDESI Bolmong Digelar di Kosio, Perkuat Sinergi Desa dan Pemkab

Thursday, 8 January 2026 - 20:59 WITA

RSUD Datoe Binangkang Rilis Jadwal Terbaru 21 Dokter Spesialis Mulai Januari 2026

Monday, 5 January 2026 - 17:26 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Kunjungi Yonarmed 19/Bogani, Tekankan Profesionalisme dan Sinergi

Tuesday, 25 November 2025 - 18:52 WITA

DPRD Bolmong Gelar Paripurna Tingkat I Penyampaian APBD Tahun 2026

Friday, 21 November 2025 - 18:48 WITA

Konsultasi Terkait HGU, Pimpinan DPRD Bolmong Gelar Kunker di Kementerian ATR/BPN RI

Berita Terbaru