Eks RS Datoe Binangkang Jadi Pusat Pasar Senggol 2026, Pemkot Kotamobagu Siapkan Skema Terpusat

- Redaksi

Monday, 2 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pasar Senggol (PS) 2026 yang menjadi tradisi tahunan menjelang bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pasar Senggol tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Setiap tahun, kegiatan ini menjadi pusat aktivitas jual beli kebutuhan Ramadhan dan persiapan Idul Fitri, sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan pedagang musiman.

Perputaran ekonomi yang terjadi selama pelaksanaan Pasar Senggol dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Karena itu, keberadaannya memiliki nilai strategis baik secara sosial maupun ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Pemkot menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut harus tetap berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya, termasuk perhatian dari Ombudsman Republik Indonesia terkait pemanfaatan fasilitas publik, menjadi dasar penataan yang lebih baik pada tahun ini.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Kotamobagu merencanakan pelaksanaan Pasar Senggol 2026 dipusatkan di satu lokasi, yakni eks Rumah Sakit Datoe Binangkang yang merupakan aset milik pemerintah daerah. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kotamobagu, Noval Manoppo, mengatakan penentuan lokasi terpusat merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan berjalan lebih tertib dan terkontrol.

“Saat ini belum ada permohonan pelaksanaan Pasar Senggol di luar lokasi yang telah disiapkan. Jika ada permohonan yang tidak sesuai ketentuan atau berada di lokasi lain, kemungkinan besar tidak akan direkomendasikan. Kami juga akan menyiapkan skema pelaksanaan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan area yang dinilai memadai dan representatif sehingga para pedagang dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Konsep pelaksanaan tahun ini dirancang lebih terstruktur dengan menghadirkan berbagai kebutuhan Ramadhan dalam satu kawasan, mulai dari busana muslim, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan rumah tangga. Penataan ini diharapkan memberi kenyamanan bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan dengan aktivitas pertokoan dan pasar tradisional yang sudah ada.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menegaskan bahwa penggunaan eks RS Datoe Binangkang dilakukan secara normatif karena merupakan aset pemerintah daerah yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

Ia juga mengungkapkan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan, termasuk dengan Kapolres Kotamobagu, guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

“Pemerintah daerah akan melakukan pengawasan dan menjadi backup bagi panitia pelaksana agar seluruh rangkaian kegiatan tetap kondusif, aman, dan tertib,” kata Sahaya.

Pemkot juga menegaskan bahwa pelaksanaan Pasar Senggol harus melalui mekanisme resmi. Pihak atau asosiasi yang berminat diwajibkan mengajukan permohonan lengkap dengan proposal kegiatan, rencana lokasi, site plan, jadwal pelaksanaan, hingga rencana pengelolaan sampah dan lalu lintas.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola yang lebih tertib dan akuntabel, sejalan dengan prinsip pemanfaatan ruang publik yang tepat serta asas pemerintahan yang baik.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pasar Senggol 2026 diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi masyarakat, tetapi juga terselenggara secara aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh warga Kotamobagu. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkot Kotamobagu Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulut, Masuk Tahap Audit Rinci
Wali Kota Weny Gaib Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca Libur Lebaran
Wali Kota Kotamobagu Resmi Membuka Musrembang RKPD 2027
Pemkot Kotamobagu Prioritaskan Perbaikan Jalan untuk Dorong Ekonomi Lokal
Wali Kota Weny Gaib Hadiri Perayaan Ketupat dan Kulipot di Motoboi Kecil
Tingkatkan Infrastruktur, Pemkot Kotamobagu Mulai Pekerjaan Jalan 2026
Pasca Lebaran, DLH Kotamobagu Kerahkan 200 Personel Tangani Lonjakan Sampah
Wali Kota Kotamobagu Hadiri Perayaan Binarundak di Motoboi Besar, Ajak Warga Perkuat Persatuan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 02:48 WITA

Pemkot Kotamobagu Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulut, Masuk Tahap Audit Rinci

Monday, 30 March 2026 - 18:07 WITA

Wali Kota Weny Gaib Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca Libur Lebaran

Monday, 30 March 2026 - 02:39 WITA

Wali Kota Kotamobagu Resmi Membuka Musrembang RKPD 2027

Friday, 27 March 2026 - 01:53 WITA

Pemkot Kotamobagu Prioritaskan Perbaikan Jalan untuk Dorong Ekonomi Lokal

Thursday, 26 March 2026 - 02:19 WITA

Wali Kota Weny Gaib Hadiri Perayaan Ketupat dan Kulipot di Motoboi Kecil

Berita Terbaru

KOTAMOBAGU

Wali Kota Kotamobagu Resmi Membuka Musrembang RKPD 2027

Monday, 30 Mar 2026 - 02:39 WITA