KOTAMOBAGU – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., menerima penghargaan dari panitia penyelenggara Kartini Indo Feest 2026 yang digelar di Groningen, Belanda.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi Ny. Rindah Gaib Mokoginta dalam mendukung suksesnya kegiatan internasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Kotamobagu, Siti Rafiqah Bora, S.E., M.M., mengatakan keikutsertaan Kota Kotamobagu pada ajang tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan budaya daerah dan hasil karya lokal ke kancah internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keikutsertaan Kota Kotamobagu pada Kartini Indo Feest 2026 yang dilaksanakan di Groningen, Belanda, adalah upaya untuk mempromosikan budaya maupun hasil karya berupa kain motif khas Kotamobagu, dan Alhamdulillah mendapat respons yang sangat baik di sana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penghargaan yang diterima Ketua TP-PKK Kotamobagu menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan kontribusi nyata daerah dalam event internasional tersebut.
“Bahkan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., mendapatkan piagam penghargaan dari panitia penyelenggara karena telah berkontribusi untuk menyukseskan Kartini Indo Feest 2026 yang dilaksanakan tanggal 25 April 2026 dalam rangka Hari Kartini di Groningen, Belanda,” katanya.
Dalam kegiatan itu, Kota Kotamobagu turut menampilkan beragam produk budaya khas Bolaang Mongondow, termasuk satu set pakaian adat Mongondow berupa Salu’ dan Baniang, perlengkapan Tari Kabela, serta berbagai kain bermotif khas Kotamobagu hasil karya Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu.
“Pada event Kartini Indo Feest 2026, kami mengirimkan satu set pakaian adat Mongondow yakni Salu’ dan Baniang, pakaian untuk Tari Kabela bersama Kabela, termasuk berbagai kain motif khas Kotamobagu hasil karya Ibu Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu untuk dipromosikan,” tambah Siti Rafiqah Bora.
Partisipasi Kotamobagu dalam ajang ini diharapkan semakin memperluas promosi budaya daerah di tingkat global, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. ***








