KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 dengan menggelar upacara resmi yang berlangsung khidmat, Senin (19/1/2026) pagi.
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu dan menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah, sekaligus momentum mempertegas komitmen melanjutkan pembangunan berkelanjutan.
Peringatan tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi kali pertama Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat, memimpin langsung upacara HUT daerah sejak resmi dilantik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari jadi kota sebagai penguat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kotamobagu ke arah yang lebih maju.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu juga memaparkan capaian positif di sektor ekonomi. Pada triwulan pertama tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kotamobagu tercatat mencapai 6,02 persen secara year on year.
Angka ini menempatkan Kotamobagu sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di Provinsi Sulawesi Utara.
Capaian pembangunan juga tercermin dari meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga berada di level 5,14 persen, menjadikan Kotamobagu masuk tiga besar daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Utara.
Kondisi tersebut dinilai sebagai indikator bahwa pembangunan yang dilakukan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pada peringatan HUT ke-116 ini, Pemerintah Kota Kotamobagu mengusung tema “Inovasi dan Transformasi Digital sebagai Penggerak Ekonomi yang Berkelanjutan, untuk Kotamobagu Bersahabat”.
Wali Kota menegaskan bahwa penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital menjadi fondasi penting dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Selain transformasi digital, pemerintah daerah terus memprioritaskan peningkatan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan, melalui penguatan sarana dan prasarana.
Di sisi lain, pengembangan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian, di antaranya melalui peningkatan kapasitas UMKM serta pemberian bantuan stimulan bagi para petani.
Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Sinergi dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam merealisasikan berbagai program pembangunan yang telah dan akan dijalankan.
Sejumlah penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun Pemerintah Pusat turut mewarnai perjalanan pembangunan Kota Kotamobagu.
Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan optimisme bahwa dengan semangat kebersamaan serta transformasi digital, Kotamobagu mampu melangkah menuju kota yang semakin sejahtera dan berbudaya. ***








