Pemkab Bolsel Gelar Rakor Terkait Karhutla Berpotensi Titik Panas di Bulan Agustus hingga September

- Redaksi

Wednesday, 26 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hallonusantara.id Bolsel—Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul potensi peningkatan titik panas akibat puncak musim panas pada Agustus-September. Hal itu diungkap dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Gubernur Yulius Selvanus di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Rabu, 26 Agustus 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi, yang diwakili Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Alsyafri U. Kadullah hadir mengikuti rapat bersama Forkopimda Sulut, bupati/wali kota se-Sulut, perangkat daerah terkait dan instansi vertikal.

Dalam keterangannya, Asisten I Alsyafri menyebut Gubernur Sulut mengingatkan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, Gubernur meminta pemerintah daerah meningkatkan sinergi dengan TNI, Polri dan instansi vertikal, serta segera membentuk posko bencana permanen untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Pemkab melalui camat dan pemerintah desa juga diminta mengintensifkan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat.

Berdasarkan data pemantauan satelit periode Juli-Agustus 2026, terdapat 1.119 titik panas di Sulawesi Utara. Bolsel tercatat memiliki 11 hotspot, sementara titik terbanyak terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Sitaro sebanyak 359 titik, Bolmong 213 titik dan Bolmut 138 titik.

Selain karhutla, pemerintah kabupaten/kota diminta melaporkan kondisi wilayah setiap awal bulan, termasuk kebutuhan anggaran untuk menangani kekeringan dan potensi gagal panen akibat panas berkepanjangan.

Asisten I Alsyafri mengatakan Pemkab Bolsel akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat koordinasi dan pencegahan hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Pencegahan dan kesiapsiagaan harus diperkuat sejak dini. Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran, termasuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan,” ujar Asisten I yang dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala BPBD Arfan Jafar dan Plt. Camat Bolaang Uki.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi III DPRD Bolsel RDP Dengan Sejumlah Instansi
Iskandar Kamaru Tunjuk Plt Kepada Wahyudin Kadulla Kadis Kominfo dan Ahmadi Modeong Kadis Pol-PP Kabupaten Bolsel
Iskandar Kamaru Jadi Mentor Kepada 4 Pejabat JPT Pemkab Bolsel Dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan PKN Tingkat II Angkatan XXIII di BPSDMD Provinsi Sulut
Pemkab Bolsel Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah
Wabup Bolsel Buka Coaching Clinic Audit Pengelolaan Keuangan Desa di Manado
Pemkab Bolsel Lakukan Evaluasi APBD Perubahan 2026 di Pemprov Sulut
Wabup Bolsel Lepas Kedinasan Kepergian Almarhuma Ibu Camat Bolaang Uki
Wabup Bolsel Hadiri Pembukaan Piala Soeratin Zona Sulut Tahun 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 21:23 WITA

Komisi III DPRD Bolsel RDP Dengan Sejumlah Instansi

Tuesday, 8 September 2026 - 21:37 WITA

Iskandar Kamaru Tunjuk Plt Kepada Wahyudin Kadulla Kadis Kominfo dan Ahmadi Modeong Kadis Pol-PP Kabupaten Bolsel

Friday, 4 September 2026 - 20:30 WITA

Iskandar Kamaru Jadi Mentor Kepada 4 Pejabat JPT Pemkab Bolsel Dalam Seminar Rancangan Proyek Perubahan PKN Tingkat II Angkatan XXIII di BPSDMD Provinsi Sulut

Thursday, 27 August 2026 - 23:55 WITA

Pemkab Bolsel Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Wednesday, 26 August 2026 - 19:49 WITA

Pemkab Bolsel Gelar Rakor Terkait Karhutla Berpotensi Titik Panas di Bulan Agustus hingga September

Berita Terbaru