Relawan di Garis Depan, Tim ERT JRBM dalam Misi Kemanusiaan Pencarian Korban Hanyut Kotamobagu

- Redaksi

Tuesday, 4 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Di tengah derasnya arus Sungai Lobong, Kecamatan Passi, Kabupaten Bolaang Mongondow, sekelompok relawan dari Emergency Response Team (ERT) PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) berjibaku dengan waktu dan alam demi satu tujuan, menemukan Ferry Alfried Rumagit (60), tokoh masyarakat di Kotamobagu yang diberitakan hayut sejak Kamis (30/1/2025) pukul 17.15 WITA.

Tanpa pamrih dan dengan semangat kemanusiaan, Tim ERT JRBM turun tangan bergabung dengan berbagai tim tanggap darurat lainnya sejak Sabtu (1/2/2025). Di halaman Kantor Kecamatan Kotamobagu Barat, Mongkonai, apel koordinasi diadakan. Dari sana, strategi pencarian disusun dengan menyisir tepian sungai hingga ke Jembatan Kaiya Inobonto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai tim penyelamat yang telah berpengalaman menangani bencana di berbagai daerah seperti Palu, Aceh, dan Lombok, ERT JRBM langsung menyatu dengan tim gabungan dalam operasi pencarian ini. Mereka bergerak sigap, menghadapi tantangan arus sungai yang deras dan udara yang keruh, kendala yang tidak bisa dianggap remeh.

Koordinator Tim ERT PT. JRBM, Edi Sucipto Paputungan, mengaku memiliki beberapa kendala dalam operasi SAR “Kesulitan utama pencarian terletak pada titik sungai yang cukup berbahaya karena arus yang deras dan kondisi udara yang keruh,” ujar Edi

Hujan yang turun pada malam hari semakin memperburuk situasi. Visibilitas menurun drastis, risiko meningkat, dan tim pencari harus lebih berhati-hati dalam setiap langkah mereka. Meski begitu, semangat tak surut. Tim yang komprehensif dalam kelompok empat terus bekerja tanpa lelah.

Bagi ERT JRBM, ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati. Mereka memahami betul bagaimana kehilangan seorang anggota keluarga bisa menjadi pukulan berat bagi yang ditinggalkan. Oleh karena itu, keahlian teknis yang mereka miliki dipadukan dengan semangat gotong royong dan dedikasi penuh.
“Kami sudah pernah menangani kejadian serupa, sehingga kami siap membantu pencarian korban hayut di Kotamobagu,” tambah Harson Podomi, anggota ERT JRBM yang ikut dalam operasi.

Hingga suatu hari, pencarian dihentikan sementara atas proses BASARNAS. Meski korban belum ditemukan, upaya pencarian terus dilanjutkan dengan harapan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu di rumah.

Setiap hari yang berlalu tanpa kepastian semakin menguras emosi keluarga korban. Namun, tim pencari tidak patah semangat. Mereka terus menyisir sungai, memeriksa titik-titik yang diinginkan, dan berkoordinasi untuk memperluas area pencarian.

Kepala BPBD Bolmong, Sugih Arto Banteng, menegaskan bahwa pencarian akan terus berlangsung hingga hari ke-7, sesuai prosedur standar. “Jika masih belum ditemukan, keluarga masih diperkenankan untuk melanjutkan pencarian dalam skala kecil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Kotamobagu, Asrianti, menjelaskan bahwa pencarian oleh tim gabungan memiliki batas waktu yang telah ditetapkan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Namun, saya tetap membuka ruang bagi keluarga korban atau relawan yang ingin melanjutkan pencarian secara mandiri setelah periode resmi berakhir.

“Kami mengikuti SOP pencarian korban hayut yang biasanya berlangsung hingga tujuh hari. Setelah itu, jika keluarga masih ingin mencari, kami tetap memberikan dukungan, meskipun dalam skala yang lebih kecil,” jelasnya.

Di tengah tantangan alam dan keterbatasan waktu, satu hal yang pasti, solidaritas dan dedikasi tim pencari, termasuk ERT JRBM, menjadi bukti bahwa kesejahteraan tak mengenal batas. Harapan tetap menyala, seiring usaha yang terus dilakukan di setiap sudut sungai yang menjadi saksi bisu perjuangan ini.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua Fraksi PKB DPRD Kotamobagu Sampaikan Duka atas Tragedi Drag Race Upai
Tragedi Drag Race Kotamobagu: Honda Jazz Tabrak Penonton, 7 Orang Meninggal Dunia
Wali Kota Buka Pemusatan Diklat Paskibraka, 36 Calon Siap Emban Tugas pada 17 Agustus
Pemkot Kotamobagu Perkuat Sinergi dengan OJK, Wawali Rendy Hadiri Rakorwil TPAKD 2026
Pemkot Kotamobagu Jalani Evaluasi SAKIP 2025, Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja Pemerintahan
Pemkot Kotamobagu Gandeng PIP Kemenkeu, Perkuat Pembiayaan dan Pengembangan UMKM
Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Kotamobagu Matangkan 36 Calon Paskibraka
Asisten I Pimpin Apel Berbahasa Mongondow, ASN Diajak Lestarikan Warisan Budaya
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 22:39 WITA

Ketua Fraksi PKB DPRD Kotamobagu Sampaikan Duka atas Tragedi Drag Race Upai

Sunday, 9 August 2026 - 00:10 WITA

Tragedi Drag Race Kotamobagu: Honda Jazz Tabrak Penonton, 7 Orang Meninggal Dunia

Thursday, 30 July 2026 - 22:06 WITA

Wali Kota Buka Pemusatan Diklat Paskibraka, 36 Calon Siap Emban Tugas pada 17 Agustus

Wednesday, 29 July 2026 - 21:01 WITA

Pemkot Kotamobagu Perkuat Sinergi dengan OJK, Wawali Rendy Hadiri Rakorwil TPAKD 2026

Tuesday, 28 July 2026 - 20:44 WITA

Pemkot Kotamobagu Jalani Evaluasi SAKIP 2025, Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja Pemerintahan

Berita Terbaru