BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) pertama yang dibangun secara mandiri. Peresmian fasilitas tersebut menjadi langkah nyata Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta dalam merealisasikan komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Kehadiran BLK ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah daerah menyiapkan tenaga kerja yang terampil, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Program tersebut juga merupakan salah satu prioritas yang sejak awal menjadi bagian dari visi dan misi kepemimpinan Yusra-Dony.
Dalam sambutannya, Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa pembangunan BLK merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diarahkan pada peningkatan kualitas SDM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Balai Latihan Kerja ini adalah bagian dari proses mewujudkan visi dan misi kami. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan lapangan kerja yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow,” ujar Yusra.
Ia menjelaskan, meski fasilitas yang tersedia masih akan terus dilengkapi dan disempurnakan, pemerintah daerah memilih untuk segera mengoperasikan BLK agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Yang terpenting program ini sudah berjalan dan masyarakat bisa memanfaatkannya. Ke depan tentu akan terus kami kembangkan sesuai kebutuhan,” katanya.
Yusra mengungkapkan, pembangunan BLK dapat direalisasikan setelah pemerintah daerah melakukan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengakomodasi sejumlah program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan BLK bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, melainkan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan peluang ekonomi melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat.
“Ini bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah komitmen yang kami sampaikan kepada masyarakat dan hari ini mulai kami wujudkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yusra menilai peningkatan keterampilan kerja menjadi salah satu kunci dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Dengan kompetensi yang memadai, masyarakat akan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.
Karena itu, BLK diharapkan menjadi pusat pengembangan kompetensi bagi berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, pencari kerja, tenaga kerja mandiri, hingga masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan di berbagai bidang.
Peresmian BLK tersebut sekaligus mencatat sejarah baru bagi Kabupaten Bolaang Mongondow sebagai daerah yang kini memiliki Balai Latihan Kerja pertama yang dibangun secara mandiri oleh pemerintah kabupaten.
Pemerintah daerah optimistis kehadiran fasilitas tersebut akan melahirkan lebih banyak tenaga kerja terampil, pelaku usaha produktif, serta wirausahawan baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta, Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, Ketua TP-PKK Bolmong Ny. Kalsum Alhabsyi, Wakil Ketua TP-PKK Bolmong Syliane Lumenta Pangalila, para asisten Sekda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan PT BDL, PT Conch, PT JRBM, Bank SulutGo, serta para peserta pelatihan kerja mandiri. ***








