KOTAMOBAGU – Rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu resmi berakhir pada hari ke-9 Ramadhan, setelah digelar secara bergilir di seluruh desa dan kelurahan di empat kecamatan.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut melibatkan Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, staf khusus wali kota, camat, lurah, sangadi, hingga para mubalig yang tergabung dalam Tim Safari Ramadhan.
Safari Ramadhan perdana dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Makmur pada 1 Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak malam pertama, empat tim diterjunkan untuk menyapa masyarakat secara langsung di seluruh wilayah kecamatan, menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, menyampaikan bahwa berakhirnya Safari Ramadhan secara seremonial bukan berarti berakhir pula semangat yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung.
“Berakhirnya Safari Ramadhan bukan berarti berakhir pula semangat kebersamaan yang telah terbangun. Justru ini menjadi penguat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan suasana yang damai dan harmonis di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, Safari Ramadhan tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, menyerap aspirasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum mempererat toleransi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemkot Kotamobagu turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, pengurus masjid, dan tokoh agama atas dukungan serta partisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Safari Ramadhan selama 9 hari oleh 4 tim di 4 kecamatan berjalan dengan khusyuk, lancar, tertib, dan penuh kebersamaan. Ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga suasana Ramadhan yang aman dan khusyuk,” tambahnya.
Di akhir rangkaian kegiatan, Wali Kota juga mendoakan seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa serta memperoleh ampunan dan keberkahan di bulan suci Ramadhan. ***








