Satpol PP Kotamobagu Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Miras Ilegal, Tiga Kafe dan Sejumlah Warung Terseret

- Redaksi

Monday, 8 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Pasca operasi penertiban besar-besaran yang digelar pertengahan November lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kotamobagu kembali menunjukkan keseriusannya dalam menindak peredaran minuman beralkohol ilegal.

Pada Senin, 8 Desember 2025, Satpol PP menggelar perkara atas dugaan penjualan miras tanpa izin yang melibatkan tiga kafe dan sejumlah kios serta warung.

Gelar perkara tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, dan dihadiri perwakilan lintas instansi, mulai dari Polres, Kejaksaan, Subdenpom, hingga dinas teknis terkait. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan soliditas dan sinergi pemerintah daerah dalam mempersempit ruang gerak peredaran miras ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satpol PP menjelaskan, sebelum gelar perkara dilakukan, tim telah melalui tahapan penyelidikan yang meliputi pemeriksaan lapangan, klarifikasi terhadap pihak terkait, serta pengumpulan alat bukti.

Dari rangkaian proses tersebut, sebanyak tujuh pemilik usaha ditetapkan sebagai tersangka, yakni pemilik Café Blacklist, Café Agnes, Café M’Classic, serta empat pemilik kios dan warung.

Sahaya Mokoginta menegaskan bahwa gelar perkara dilaksanakan untuk memastikan seluruh proses penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum, termasuk ketepatan penerapan pasal terhadap para pelanggar.

“Proses ini kami lakukan secara profesional agar setiap langkah penegakan Perda memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dengan penetapan status tersangka, Satpol PP saat ini tengah mempersiapkan kelengkapan berkas perkara untuk dilanjutkan ke tahapan penegakan hukum selanjutnya.

Pemerintah Kota Kotamobagu pun menegaskan komitmennya untuk tidak mentolerir praktik penjualan minuman beralkohol tanpa izin yang dinilai mengancam ketertiban dan ketenteraman masyarakat. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejari Kotamobagu Gelar Pasar Murah dan Bazar UMK, Warga Bisa Dapat Bahan Pokok Harga Subsidi
Pemkot Kotamobagu Perkuat Peran Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
Safari Ramadhan Pemkot Kotamobagu Resmi Berakhir, Wali Kota: Semangat Kebersamaan Harus Terus Dijaga
Kotamobagu Terima Penghargaan Menteri Hukum atas Komitmen Hadirkan 33 Posbakum
Kotamobagu Raih Penghargaan Menteri Hukum atas Komitmen Pembentukan 33 Posbakum
Sinergi Pemkot dan Swasta, Bantuan Armada Sampah Dorong Lingkungan Bersih di Kotamobagu
Safari Ramadhan di Pontodon Timur, Pemkot Kotamobagu Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Disdik Kotamobagu Tuntaskan Penyaluran Bantuan Anak Asuh 2025, 25 Penerima Dilayani di Bank
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 10 March 2026 - 22:15 WITA

Kejari Kotamobagu Gelar Pasar Murah dan Bazar UMK, Warga Bisa Dapat Bahan Pokok Harga Subsidi

Saturday, 28 February 2026 - 17:49 WITA

Pemkot Kotamobagu Perkuat Peran Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Friday, 27 February 2026 - 17:32 WITA

Safari Ramadhan Pemkot Kotamobagu Resmi Berakhir, Wali Kota: Semangat Kebersamaan Harus Terus Dijaga

Thursday, 26 February 2026 - 17:14 WITA

Kotamobagu Terima Penghargaan Menteri Hukum atas Komitmen Hadirkan 33 Posbakum

Thursday, 26 February 2026 - 17:11 WITA

Kotamobagu Raih Penghargaan Menteri Hukum atas Komitmen Pembentukan 33 Posbakum

Berita Terbaru