DPRD Bolmong Lakukan Studi Komparasi di DPRD Kota Gorontalo

- Redaksi

Thursday, 6 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG – Ketua DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong), Tonny Tumbelaka, bersama Komisi II DPRD Bolmong melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Gorontalo, Kamis 6 Februari 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi terkait kebijakan pemerintah pusat yang melarang pemerintah daerah merekrut pegawai non-ASN, termasuk Tenaga Harian Lepas (THL) dan honorer.

Mencari Solusi atas Kebijakan Penghapusan Honorer

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tonny Tumbelaka menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat yang melarang perekrutan tenaga honorer mulai tahun 2025 menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Gorontalo untuk mencari langkah-langkah strategis dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut.

“Karena kebijakan pemerintah pusat melarang daerah merekrut tenaga honorer tahun 2025, kami melakukan koordinasi ke daerah tetangga untuk mengetahui langkah-langkah yang diterapkan guna menyikapi kebijakan ini,” ujar Tonny Tumbelaka.

Lebih lanjut, Tonny mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolmong telah menyiapkan opsi agar para pegawai honorer tetap mendapatkan pekerjaan dengan sistem swakelola di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saat pembahasan dengan pemerintah, kami mengusulkan agar para tenaga honorer dibuatkan perjanjian kerja di tiap OPD, dengan evaluasi yang dilakukan setiap tiga bulan,” jelasnya.

DPRD Bolmong Dorong Pemerintah Perhatikan Aspirasi Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Bolmong, Fitri Koagow, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong pemerintah daerah agar memperhatikan aspirasi masyarakat, terutama terkait nasib tenaga honorer yang terdampak kebijakan ini.

“Kami sebagai wakil rakyat tentu akan menyerap setiap keluhan dari masyarakat, termasuk dampak kebijakan ini terhadap tenaga honorer daerah,” ungkap Fitri Koagow.

Dengan adanya koordinasi antara DPRD Bolmong dan DPRD Kota Gorontalo, diharapkan kebijakan penghapusan tenaga honorer dapat disikapi dengan solusi yang tidak merugikan para tenaga kerja yang selama ini telah mengabdi di pemerintahan daerah. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Yusra Buka Bimtek PAUD HI, 250 Guru di Bolmong Didorong Tingkatkan Kompetensi
Yusra-Dony Kembali Lakukan Rotasi Pejabat Eselon II Bolmong, Ini Daftar Lengkapnya
Sekda Abdullah Mokoginta Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Apel Korpri di Bolmong
Disdik Bolmong Gelar Bimtek Guru PAUD, Wabup Dony Bahas Insentif 300 Honorer
Disdik Bolmong Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Iqbal Hamenda Tekankan Layanan Berkualitas dan Inklusif
Mental, Fisik hingga Refresh Basic Skill, JRBM dan Korem 131/Santiago Bekali Personel Pengamanan dan ERT
Resmikan Destinasi Wisata Mariri Baru, Bupati Yusra Alhabsyi Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Bukan Sekadar Berhitung, Disdik Bolmong Dorong Guru TK Ajarkan Matematika Lewat Permainan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 14:07 WITA

Bupati Yusra Buka Bimtek PAUD HI, 250 Guru di Bolmong Didorong Tingkatkan Kompetensi

Tuesday, 3 November 2026 - 23:20 WITA

Yusra-Dony Kembali Lakukan Rotasi Pejabat Eselon II Bolmong, Ini Daftar Lengkapnya

Wednesday, 28 October 2026 - 13:15 WITA

Sekda Abdullah Mokoginta Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Apel Korpri di Bolmong

Wednesday, 28 October 2026 - 13:00 WITA

Disdik Bolmong Gelar Bimtek Guru PAUD, Wabup Dony Bahas Insentif 300 Honorer

Wednesday, 28 October 2026 - 12:28 WITA

Disdik Bolmong Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Iqbal Hamenda Tekankan Layanan Berkualitas dan Inklusif

Berita Terbaru