KOTAMOBAGU – PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Bersama Pemerintah Kabupaten Bolmong, PLN mendorong penguatan ketahanan energi listrik untuk berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, penerangan jalan umum (PJU), kawasan Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, hingga program Sekolah Rakyat.
Ketersediaan listrik yang stabil dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di wilayah persawahan Bolmong, penggunaan mesin pompa air sangat bergantung pada suplai listrik yang andal untuk mendukung sistem irigasi, terutama pada musim kemarau maupun lahan pertanian yang membutuhkan distribusi air secara intensif.
Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsy, berharap PLN dapat terus mendukung kebutuhan listrik bagi sektor pertanian dan berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
“Kami berharap PLN dapat membantu pemenuhan kelistrikan di area persawahan untuk menghidupkan mesin pompa air yang sangat dibutuhkan petani. Selain itu, dukungan kelistrikan juga sangat penting bagi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih, serta program Sekolah Rakyat agar seluruh program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Yusra.
Selain sektor pertanian, program meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan keamanan masyarakat.
Melalui sinergi antara PLN dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bolmong, meterisasi lampu jalan dilakukan guna memastikan penggunaan listrik yang lebih tertib, terukur, efisien, dan transparan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolmong, Sutarman, mengatakan pihaknya menargetkan survei meterisasi untuk 2.000 titik PJU pada tahun ini.
“Kami meminta dukungan PLN untuk membantu survei meterisasi PJU dengan target sebanyak 2.000 titik pada tahun ini agar jalan-jalan di wilayah Bolmong dapat semakin terang, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, terutama pada malam hari,” ungkap Sutarman.
Dukungan kelistrikan juga diarahkan pada pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi salah satu program strategis peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Keandalan pasokan listrik dibutuhkan untuk mendukung aktivitas produksi hasil laut, penyimpanan ikan, hingga pengolahan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Tak hanya itu, PLN juga mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat desa.
Pasokan listrik yang stabil dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional dan pengembangan usaha produktif berbasis masyarakat.
Di sektor pendidikan, PLN turut mendukung program Sekolah Rakyat guna meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Ketersediaan listrik yang andal diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar dan kenyamanan fasilitas pendidikan secara optimal.
Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menegaskan komitmen PLN untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan listrik yang andal bagi seluruh sektor produktif masyarakat.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mendukung sektor pertanian, penerangan jalan, kawasan nelayan, pengembangan koperasi desa, hingga program pendidikan seperti Sekolah Rakyat agar manfaat listrik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Reki.
Melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Bolmong diharapkan terus berkembang sebagai daerah maju dengan fondasi energi yang kuat dan berkelanjutan. ***








