KOTAMOBAGU – Desa Bilalang Satu, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, mencatat prestasi dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026.
Desa tersebut berhasil meraih juara pertama setelah bersaing dengan 44 inovasi yang diusung perangkat daerah, desa, dan kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Prestasi itu diraih melalui inovasi Sekolah Lansia Mototabian yang memperoleh nilai 94,33 dari tim juri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Bilalang Satu, Hj. Badaria Mokoginta, mengatakan Sekolah Lansia Mototabian merupakan bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga lanjut usia.
Melalui program tersebut, para lansia diberikan ruang untuk tetap aktif melalui berbagai kegiatan, mulai dari pembelajaran, kerajinan tangan, pemeriksaan kesehatan hingga aktivitas yang mendorong interaksi dan silaturahmi antar sesama.
“Sekolah Lansia Mototabian adalah gagasan asli Pemerintah Desa Bilalang Satu. Kami ingin para lansia tetap produktif, sehat, dan memiliki ruang untuk berkarya serta bersosialisasi,” kata Badaria.
Menurutnya, keberhasilan meraih juara pertama dalam IGA 2026 tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat bersama jajaran pemerintah desa.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian pemerintah desa, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Sementara itu, Kepala Bidang Litbang Bapelitbangda Kota Kotamobagu, Rum Mokoagow, mengapresiasi inovasi yang dikembangkan Pemerintah Desa Bilalang Satu.
Menurut Rum, Sekolah Lansia Mototabian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu harus lahir dari instansi dengan sumber daya besar.
“Inovasi ini sederhana, tetapi dampaknya sangat luas karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat tumbuh dari tingkat desa dan menjadi inspirasi bagi desa maupun kelurahan lainnya,” ujar Rum.
Capaian Desa Bilalang Satu dalam IGA 2026 sekaligus menunjukkan bahwa program yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dapat menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat pemerintahan desa.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong desa dan kelurahan lainnya di Kota Kotamobagu untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ***








